GEDONG TENGEN (KONI YOGYA) - Dedi Budiono MPd resmi menjabat sebagai Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Yogyakarta usai terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) yang digelar di Hotel Royal Darmo, Sabtu (20/12/2025). Usai terpilih, pria yang menggantikan Aji Karnanto SE MM untuk memimpin pada periode 2026-2030 ini langsung mengincar juara umum Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY tahun 2029 mendatang.
Bagi Dedi, capaian medali kontingen Kota Yogyakarta pada Porda XVII DIY 2025 di Gunungkidul beberapa bulan lalu memang belum sesuai harapan dan harus ditingkatkan kedepannya. "Kita memang harus realistis, kalau dilihat dari klasemen kemarin, kita di peringkat ketiga, dibawah Sleman dan Bantul. Tapi kita pernah menjadi juara umum juga, maka cukup realistis kalau di 2027 kita coba peringkat kedua, baru di 2029 kita kejar juara umum," ujarnya.
Untuk mewujudkan target tersebut, Dedi mengatakan, saat ini sejumlah hal perlu disiapkan, mulai dari kepengurusan di KONI Kota Yogyakarta yang solid, kemudian menjaring atlet yang potensial untuk meraih prestasi terbaik dan menggunakan pendekatan sport science. "Kita nanti akan melakukan pola pelatihan yang memadahi, merekrut pelatih yang bagus agar pembinaan prestasinya semakin profesional," tandasnya.
Meski baru saja terpilih, Dedi langsung menegaskan tekadnya untuk membawa olahraga Kota Yogyakarta semakin berprestasi dengan akan langsung bekerja keras untuk membangun KONI Kota Yogyakarta menjadi organisasi yang berkomitmen dalam membina prestasi atlet di wilayahnya. "Terdekat jelas kita akan bentuk kepengurusan yang solid, kemudian menyusun program kerja jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang," jelasnya.
Demi membawa KONI Kota Yogyakarta menjadi sebuah organisasi yang solid dalam mendukung kiprah atlet guna meraih prestasi terbaik, nantinya kerjasama dengan semua pihak akan dikedepankan. "Kerjasama dengan semua pihak ini untuk mengajak semua pihak untuk membangun rasa memiliki bersama pada dunia olahraga, sehingga prestasi atlet-atlet di Kota Yogyakarta ini bisa terus meningkat," paparnya.
Disinggung tentang pembentukan kepengurusan KONI Kota Yogyakarta periode 2026-2030 secara lengkap, Dedi yang akan dibantu dua anggota tim formatur, yakni Aji Karnanto SE MM dan Susanto Dwi Antoro SE, mentargetkan kepengurusan lengkap akan secepatnya tersusun. "Mungkin tidak akan lebih dari dua minggu penyusunannya. Mungkin sepuluh hari ini kami akan menyusun kepengurusan secara lengkap, semoga segera nanti ada pelantikan dari KONI DIY," tegasnya.
Dalam Musorkot tesebut, Dedi Budiono terpilih secara aklamasi sebagai Ketum KONI Kota Yogyakrta setelah menjadi calon tunggal di pemilihan tersebut. "Dari laporan tim penjaringan dan penyaringan, calonnya hanya ada satu dan telah mendapatkan dukungan dari 46 anggota. Jadi sesuai AD/ART, maka calon tunggal ini kita tetapkan sebagai Ketum terpilih," ujar Ketua Sidang Pleno Pemilihan, Drs H Pradopo yang dijawab peserta Musorkot dengan persetujuan.
Sementara itu, Walikota Yogyakarta, Dr (HC) dr Hasto Wardoyo SpOG (K) dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Setda Pemkot Yogyakarta, Drs. Yunianto Dwisutono berharap Musorkot bisa membawa kemajuan olahraga di Kota Yogyakarta. "KONI Kota Yogyakarta memegang peranan penting sebagai induk pembinaan olahraga prestasi, yang mengoordinasikan berbagai cabang olahraga agar mampu berkembang secara profesional, terencana, dan berkelanjutan," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Umum (WKU) II KONI DIY, Nolik Maryono BSc dalam sambutannya mengatakan, Kota Yogyakarta selama ini menjadi salah satu barometer pembinaan olahraga di DIY. Banyak atlet, pelatih, dan prestasi yang lahir dari Kota Yogyakarta dan berkontribusi nyata bagi prestasi daerah, nasional, bahkan internasional. Terbukti pada PON lalu, atlet Kota Yogyakarta berkontribusi pada prestasi DIY dengan menyumbangkan 11 emas, 9 perak dan 16 perunggu.
Oleh karena itu, keberlanjutan pembinaan, soliditas organisasi, dan sinergi dengan pemerintah daerah harus terus dijaga dan ditingkatkan. "Kami berharap melalui Musorkot ini akan terpilih kepengurusan KONI Kota Yogyakarta yang visioner, berintegritas, profesional, dan mampu merangkul seluruh cabang olahraga, serta menyusun program kerja yang terarah, realistis, dan berorientasi pada prestasi," tandasnya.(BMH)