UMBULHARJO (KONI YOGYA) - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Yogyakarta mendapat kunjungan dari pengurus KONI Kota Makassar, Sulawesi Selatan, untuk melakukan studi komparasi terkait program-program pembinaan olahraga di wilayahnya. Kegiatan ini ditujukan untuk menjalankan roda organisasi sesuai dengan AD/ART serta meningkatkan prestasi atlet di masing-masing daerah agar bisa mencapai level nasional atau bahkan internasional.
Ketua Umum (Ketum) KONI Kota Yogyakarta, Aji Karnanto SE MM dalam kegiatan yang berlangsung di Aula KONI Kota Yogyakarta, Kamis (4/12/2025) menyambut baik atas kehadiran rombongan KONI Kota Makassar dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini sangat bagus untuk saling berbagi pengalaman dan program kerja demi meningkatkan kinerja organisasi dalam membina olahraga dan atlet-atlet di masing-masing daerah.
Dengan bertukar pikiran antar pengurus, maka nantinya masing-masing KONI bisa mendapatkan rumusan program-program anyar terkait pembinaan olahraga di daerahnya. “Banyak hal yang kami diskusikan dalam pertemuan ini, tapi intinya terkait pembinaan olahraga dan organisasi KONI. Mulai sharing dari aturan-aturan organisasi hingga tahapan pembinaan atlet-atlet," terang Aji Karnanto.
Lebih lanjut Aji yang didampingi Wakil Ketua III Kusmarbono dan Sekretaris Umum Iriantoko Cahyo Dumadi BSc mengatakan, beberapa hal yang menjadi pokok pembahasan dari KONI Kota Makassar di kunjungan ini adalah program persiapan menuju Porprov/Porda dan pembinaan organisasi cabor atau badan olahraga fungsional. "Untuk pembinaan, kita ada beberapa program menuju Porda atau Porprov, yakni Puslatkot dan Pelatcab. Sedangkan untuk organisasi, saat ini KONI Kota Yogya memiliki 55 anggota yang setiap tahunnya kita bina bersama," terangnya.
Sementara itu Ketum KONI Kota Makassar, H Ismail SH yang didampingi sejumlah pengurus lainnya mengatakan, sebagai kepengurusan yang baru di KONI Kota Makassar, kedatangannya bersama rombongan ditujukan untuk belajar segala sesuatu terkait organisasi KONI. "Dengan kegiatan ini, kami bisa menimba ilmu kepada KONI Kota Yogyakarta terkait bagaimana sistem pembinaan ke cabor. Mulai dari organisasi, anggaran, hingga pembinaan prestasinya," jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Ismail yang didampingi Sekum H Muhammad Iqbal Djalil LC, Bendum Cristopher Carlos, Kabid Organisasi A Mallombasi Hamka SS MSi, Kabid Binpres Prof Dr Hasyim MPd, berdiskusi terkait program persiapan jelang ajang Multi Event, seperti Porprov atau Porda. "Berapa lama TC yang dilaksanakan? Berapa kali dilakukan test sebelum event? Diharapkan, diskusi ini bisa semakin memaksimalkan pola pembinaan di Yogya dan Makassar," imbuhnya.(BMH)